..udah mau seminggu di Bekasi.
my home sweet home.
my place for nesting and doin' nothing.
away for a while from all disturbing.
pergi ke bekasi sebenarnya salah satu cara saya untuk menghilangkan jenuh dan bosan (selain karena kangen sama si suami pastinya).
dan untungnya gak ada pekerjaan yang terlalu penting juga di Cirebon, bisa saya kerjakan dari Bekasi.
thanks to the internet!
siang tadi saya ngobrol dengan sahabat saya yang masih saja sedih hatinya karena sang suami menikah lagi dengan sahabatnya.
OK, that's hard. really hard.
saya gak tau lagi dengan apa menghibur hatinya agar dia kembali ceria dan optimis seperti dulu.
pikirannya hanya sedih, terbuang, tak dibutuhkan, tak berarti, kesepian, tak punya kehidupan.
padahal dia memiliki apa yang saya dan banyak orang lain tak punya ; 2 orang anak yang sehat, rumah sendiri, perabotan bagus, keluarga yang care, dan uang bulanan dari sang suami.
tapi mengapa dia masih merasa menjadi orang paling sedih sedunia ?
gak gampang mengubah pikiran kita menjadi pikiran yang positif.
itulah mengapa si pesimis mengolok-olok Mario Teguh bahwa 'Hidup tak Semudah Cocot Mario Teguh'.
atau si pesimis berakata nyinyir kepada si optimis,"ya ialah lo bisa ngomong gitu,,karena lo gak ngerasain dan hidup lo gak pernah susah!"
padahal bukankah setiap orang memiliki 'perang'-nya masing-masing, dan kita tidak mengetahuinya ?
bukankah pikiran optimis bisa jadi datang dari seribu kali perasaan pesimis, sejuta keputusasaan dan beribu liter air mata kesedihan ?
namun bedanya adalah si optimis mampu mengubah pola pikirnya ke arah positif, sedangkan si pesimis tidak.
si optimis mampu menyayangi dirimya untuk tidak terlarut dalam perasaan-perasaan negatif yang membelenggu dirinya.
si optimis mampu move on.
so hey, hidup tidak seserius itu.
slow lah sikit..mengapa harus sedih berlarut-larut ? mengapa harus merasa menjadi orang paling menderita di dunia ?
kita yang merugi jika membiarkan diri sendiri dengan pikiran-pikiran negatif seperti itu.
bangun, sadar!
cari kebahagiaanmu dengan cara yang kau sendirilah yang mengetahuinya!
dan ingat, jika Allah sudah berkehendak, maka semua akan terjadi tanpa diduga-duga.
mungkin kita bisa belajar dari langkah sederhana yang saya ambil dari berbagai cerita, pengalaman dan pengamatan ;
this is three simple steps to happiness :
1. menerima keadaan yang sedang kita jalani
2. berdo'a selalu kepada Allah meminta kekuatan hati dan niat
3. selalu lihat sisi positif dari setiap masalah
semoga kita selalu dikuatkan oleh Allah untuk mampu melewati setiap masalah dan ujian dalam kehidupan.
dan berbahagia dengan apa yang kita miliki.
aamiin..
sudah hampir jam 7 malam, mau mandi.
~ylz