Jakarta, day 58.
18 Okt 2017.
Berjibaku dengan macet dan jarak yang jauh antara rumah dengan kantor kali ini lumayan butuh perjuangan.
Rasanya beda dengan 3 tahun lalu.
Sekarang lebih capek, lebih desperate, lebih moody.
Faktor U ya? mungkin saja.
Tapi bedanya kembali ke Jakarta kali ini saya punya motivasi yang jauh lebih kuat dibanding 3 tahun lalu.
Dan motivasi itulah yang bisa membawa saya sampai ke detik ini.
Alhamdulillah.
Dan saat saya bersyukur, Allah Maha Baik pun menambah kenikmatan buat saya.
Belum 2 bulan gaji saya udah naik 2x :))
Sungguh nikmat yang harus saya syukuri.
Tak apalah berebut kereta setiap pagi dan sore.
Tak apalah hanya 1 hari dalam seminggu saya bisa tidur nyenyak.
Tak apalah kaki keras banget kaya batang pisang.
Saya akan bertahan sejauh saya mampu.
Demi.
~ydp
di suatu siang yang ngantuk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar